Tradisi, Profesionalisme, dan Spirit Kompetisi di Tengah Ibadah
Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan cerita menarik di dunia sepak bola, khususnya di Liga Inggris (Premier League). Kompetisi paling kompetitif di dunia ini tidak hanya menyuguhkan pertarungan taktik dan kualitas pemain kelas dunia, tetapi juga memperlihatkan sisi kemanusiaan dan spiritual para pesepak bola Muslim yang tetap menjalankan ibadah puasa di tengah jadwal pertandingan padat.
Musim 2025/2026 menjadi salah satu musim dengan jumlah pemain Muslim yang cukup signifikan di berbagai klub Inggris. Beberapa tim bahkan tercatat memiliki jumlah pemain yang berpuasa lebih banyak dibandingkan klub lain. Fenomena ini bukan sekadar statistik, tetapi menjadi gambaran tentang keberagaman, profesionalisme, serta bagaimana sepak bola modern mampu beradaptasi dengan kebutuhan spiritual para atletnya.
1️⃣ Sunderland – 6 Pemain
Klub yang mencatat jumlah pemain Muslim terbanyak musim ini adalah Sunderland dengan total enam pemain yang menjalankan puasa Ramadan.
Daftar Pemain:
-
Reinildo
-
Arthur Masuaku
-
Habib Diarra
-
Granit Xhaka
-
Chamsdine Talbi
-
Abdoulaye Mustapha Ba
Kehadiran enam pemain Muslim dalam satu skuad utama tentu memberikan dinamika tersendiri. Sunderland musim ini tampil kompetitif dan solid, dan fakta bahwa beberapa pemain inti tetap berpuasa menunjukkan tingkat kebugaran dan profesionalisme yang luar biasa.
Dampak Terhadap Tim
Puasa berarti para pemain tidak mengonsumsi makanan dan minuman dari fajar hingga matahari terbenam. Dalam konteks Inggris, durasi puasa bisa mencapai 13–15 jam. Namun, tim medis dan nutrisionis klub telah menyusun program khusus:
-
Pola makan sahur tinggi protein dan karbohidrat kompleks
-
Rehidrasi maksimal setelah berbuka
-
Monitoring kadar elektrolit
-
Penyesuaian intensitas latihan
Pelatih Sunderland sendiri menyatakan bahwa klub sepenuhnya mendukung keputusan pribadi para pemain dan memberikan fleksibilitas dalam jadwal latihan.
2️⃣ Tottenham Hotspur – 5 Pemain
Posisi kedua ditempati oleh Tottenham Hotspur dengan lima pemain Muslim dalam skuadnya.
Pemain yang Berpuasa:
-
Djed Spence
-
Pape Matar Sarr
-
Mohammed Kudus
-
Yves Bissouma
-
Randal Kolo Muani
Tottenham dikenal sebagai klub dengan keberagaman pemain yang tinggi. Musim ini, kontribusi para pemain Muslim sangat signifikan di lini tengah dan lini serang.
Profesionalisme Tinggi
Menariknya, beberapa pemain seperti Pape Matar Sarr dan Bissouma tetap menjadi starter reguler selama Ramadan. Ini menunjukkan bahwa performa tidak serta-merta menurun selama menjalankan ibadah.





